jump to navigation

Kerinduanku Januari 17, 2010

Posted by F4iz in Kupas.
Tags: , , ,
2 comments

“Diakhir kehidupannya seorang panglima perang yang mulia itu berkata: Kesibukanku berjihad membuatku jauh dari Al-Qur’an.”

“Siapa gerangan panglima mulia itu, Iz?”

“Khalid bin Walid, Cin.”

“Seorang Khalid yang telah mempraktekkan kehidupan jihad. Kehidupan yang banyak di sebut di dalam Al-Qur’an sebagai salah satu bentuk cinta tertinggi seorang insan, masih merindukan untuk merasakan keindahan mendalam ayat-ayat Al-Qur’an. Bagaimana denganmu yang tidak ada kesibukan yang berarti? tapi sangat berjarak dengan Al-Qur’an? bahkan lebih sering berdalih untuk menyegerakan pendekatan dengannya? Yang masih sering lebih memprioritaskan memahami selain Al-Qur’an? Pertanyaan-pertanyaan ini harus segera kamu jawab, Iz!”

“Pertanyaan yang sangat sulit untuk aku jawab.”

“Sebetulnya jawabannya itu ada pada kekuatan tekadmu untuk mendekatinya. Jawabannya tidak perlu kamu cari dimana-mana, tapi carilah pada kedalaman dirimu! Jadikanlah itu kerinduan terdalam bagimu. Bukankah kamu sudah tahu dan mengerti untuk mengukur kedekatanmu dengan Allah?”

“Iya, Cin. Seberapa banyak kedekatanku dengan Al-Qur’an sebanyak itu pula jarakku dengan Allah.”

“Tidak hanya dengan membacanya,  kedekatanmu dengan Allah dapat diukur sejauhmana kamu membaca, mentadaburi, dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan hari-harimu. Sejauh itu pulalah kedekatanmu dengan Allah. Sebelum membaca, mentadaburi dan mengamalkannya jangan pernah kamu merasa telah berhasil dekat denganNya. Walau sebenarnya Allah sangat dekat dan lebih dekat dari urat lehermu.”

“Lalu?”

“Kedekatanmu denganNya berjarak, jika kamu menjauh.”

“Jadi aku harus selalu membaca, mentadaburi dan mengamalkan Al-Qur’an? jika ingin selalu berdekatan dengan Allah?”

“Ya begitulah salah satu cara yang dapat kamu tempuh. Selain juga jangan lupa melaksanakan amal-amal kebaikan yang lainnya, dan menjauhi laranganNya.”

“Ok, insya Allah.”