jump to navigation

Bekalku Januari 16, 2010

Posted by F4iz in Kupas.
Tags: , ,
8 comments

“Tahu tidak, Cin. Seorang Abdurrahman bin Auf. Salah seorang Sahabat Nabi SAW dari sepuluh sahabat yang dikabarkan sebagai penghuni surga. Sahabat itu masuk surga dengan merangkak, Cin. Lalu bagaimana dengan aku, Cin? Sungguh bekalku tidak akan mampu sebagaimana sahabat mulia itu.”

“Karena itu, Iz. Sehebat Abdurrahman bin Auf saja begitu. Kalau kamu tidak persiapkan dari sekarang, bagaimana kamu dapat melalui jalan menuju surga? Janganlah meremehkan sekecil dan seremeh bagaimanapun dosa yang kamu lakukan. Teruslah beristighfar. Karena hanya dengan istighfar benak, hati dan segenap sisi negatif dari dirimu dapat kamu bersihkan. Disamping juga akan memberimu energi yang berlebih.”

“Insya Allah. Berapa istighfar yang harus aku baca, Cin?”

“Faiz, jangan pernah bermimpi menjadi penghuni surga, jika kamu mengukur sebuah amal dengan hitungan angka!”

“Eit, terus?”

“Kamu membaca istighfar tiada henti selama hidupmu juga, kamu tidak akan pernah dapat memenuhi syarat menjadi orang yang bersyukur! Hanya karena Rahmat Allah jualah kamu dapat memenuhinya. Ingat itu!”

“Iya, Cin.”

“Karena itu, Bacalah sebanyak-banyaknya istighfar. Sejauh yang kamu bisa. Mintalah selalu dari Allah untuk membimbingmu.”

“Hadir”

Iklan